Medan, 26 Juni 2025 — Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan meningkatkan layanan literasi dalam bidang ekonomi dan keuangan di lingkungan kampus, Perpustakaan Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kunjungan kerja dan koordinasi ke Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di ruang rapat lantai 6 Gedung Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Medan.

Tim Perpustakaan UMA yang hadir terdiri dari Kepala Perpustakaan, Muhammad Muslim Nasution, S.Pd.I., M.Hum., didampingi oleh tim dari Bidang Pengembangan Organisasi, Promosi, dan Kerja Sama. Rombongan disambut secara resmi oleh Kepala Kehumasan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, yang dalam struktur organisasinya juga membawahi unit Perpustakaan BI.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk menjalin koordinasi serta memperkuat fungsi dan kebermanfaatan layanan BI Corner yang telah hadir di kampus Universitas Medan Area. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal penting, antara lain pengelolaan koleksi, pengembangan program literasi, serta peluang kerja sama kegiatan edukatif antara kedua institusi.

 

Pihak BI menyampaikan bahwa untuk kerja sama bersifat kelembagaan, mekanismenya harus dilakukan antara institusi induk, yakni Universitas Medan Area dan Bank Indonesia. Namun demikian, untuk bentuk kolaborasi seperti kegiatan pelatihan, seminar, atau edukasi literasi digital, Perpustakaan Universitas Medan Area dapat mengajukan surat permohonan secara resmi kepada unit Perpustakaan Bank Indonesia, yang diketahui oleh pimpinan tertinggi di lingkungan Universitas Medan Area.

Selain itu, Perpustakaan Bank Indonesia juga memperkenalkan sejumlah program unggulan seperti BI Mengajar, Study Exco, dan kegiatan literasi digital yang sangat potensial untuk dijalankan secara kolaboratif bagi perguruan tinggi atau bagi masarakat umum. Juga menjelaskan bahwa sistem otomasi perpustakaan yang digunakan adalah Cyber Library, bukan SLiMS seperti yang umum digunakan di banyak perguruan tinggi. Selain itu, untuk sistem klasifikasi koleksi, Perpustakaan BI menerapkan Universal Decimal Classification (UDC), berbeda dengan kebanyakan perpustakaan di Indonesia yang masih menggunakan sistem Dewey Decimal Classification (DDC). Maka perlu pemahaman teknis apabila akan dilakukan integrasi sistem atau studi komparatif ke depannya.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan rencana tindak lanjut kerja sama. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih erat antara perpustakaan perguruan tinggi dan lembaga nasional dalam meningkatkan literasi informasi dan keuangan masyarakat kampus.