Cegah Fenomena ‘Salah Jurusan Fakultas Psikologi UMA Gelar Tes Minat Bakat bagi Siswa SLTA Se Kota Medan 1 1

PustakaUMANews – Fenomena “salah jurusan” masih menjadi tantangan besar bagi calon mahasiswa saat memasuki dunia perkuliahan. Merespons hal tersebut, Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan kegiatan berupa Tes Minat Bakat Penjurusan Kuliah bagi siswa-siswi SLTA se-Kota Medan dan sekitarnya pada Senin, 9 Februari 2026 bertempat di Conference Room Hj. Siti Mariani Harahap, Kampus I UMA.

Tes minat bakat ini tidak sekadar ujian formalitas. Fakultas Psikologi UMA merancang instrumen tes yang mampu memetakan tiga aspek krusial secara akurat:

  1. Kemampuan Kognitif: Mengukur kapasitas intelektual siswa
  2. Kecenderungan Minat: Menemukan bidang yang benar-benar diminati
  3. Tipe Kepribadian: Memastikan keselarasan karakter dengan program studi yang dipilih

kegiatan ini menjadi jembatan bagi para siswa untuk mengenali potensi diri sebelum melangkah ke jenjang pendidikan tinggi.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari jajaran rektorat dan fakultas. Hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Dr. Walid Musthafa S., S.Sos., M.I.P. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Alumni)
  • Dr. Siti Aisyah, S.Psi., M.Psi. (Dekan Fakultas Psikologi)
  • Laili Alfita, S.Psi., MM., M.Psi., Psikolog (Wakil Dekan Bidang Akademik)
  • Yunita, S.Pd., M.Psi., Kons. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Alumni)
  • Saipul Sihotang, S.Si., M.Biotek. (Manager Promosi)

Selain jajaran pimpinan, para dosen psikolog UMA juga turut serta terlibat untuk memastikan proses asesmen berjalan secara profesional dan humanis.

Cegah Fenomena ‘Salah Jurusan Fakultas Psikologi UMA Gelar Tes Minat Bakat bagi Siswa SLTA Se Kota Medan 2 1

Di saat para siswa melaksanakan tes, suasana produktif juga terlihat di ruangan terpisah. Para guru Bimbingan Konseling (BK) yang mendampingi siswa mengikuti Seminar Guru dengan tema inspiratif: “Kolaborasi Guru untuk Generasi Sehat Mental”.

Seminar ini menyoroti peran krusial guru dalam:

  1. Membangun ekosistem sekolah yang suportif
  2. Mendeteksi dini isu kesehatan mental pada siswa
  3. Menciptakan kolaborasi yang harmonis antara guru, orang tua, dan institusi pendidikan

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Medan Area kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi pengenalan potensi siswa maupun peningkatan kapasitas tenaga pendidik di Sumatera Utara.