PustakaUMANews – Universitas Medan Area (UMA) resmi meluncurkan berbagai layanan digital terintegrasi dalam kegiatan Launching Layanan Digital Universitas Medan Area yang diselenggarakan pada Selasa, 26 Mei 2026 di Convention Room H. Agus Salim Siregar, Kampus I UMA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan yayasan, para dekan fakultas, kepala biro, ketua program studi, serta tim pengembang layanan digital di lingkungan Universitas Medan Area. Peluncuran ini menjadi salah satu langkah strategis UMA dalam mempercepat transformasi digital guna menghadirkan sistem layanan kampus yang lebih efektif, efisien, transparan dan terintegrasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengembangan layanan digital tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengembangan Infrastruktur dan Komunikasi Akademik (BPIKA), Badan Administrasi dan Rumah Tangga Kampus (BARAKA), Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (BPMPP), serta Badan Pengembangan Digital dan Informasi (BPDI). Sinergi antarunit tersebut melahirkan empat platform digital utama, yaitu SILIMA, SIKUMA Mobile, ADOKU, dan SIKEMAL yang dirancang untuk mendukung tata kelola perguruan tinggi berbasis teknologi informasi sekaligus mewujudkan konsep Green Digital University.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah SIKUMA Mobile, aplikasi layanan kepegawaian dengan tampilan yang lebih modern, ergonomis, dan mudah digunakan. Melalui aplikasi ini, dosen dan tenaga kependidikan dapat mengakses berbagai layanan administrasi dalam satu platform, mulai dari presensi secara real-time, pengajuan tugas luar, layanan K2AP Mobile, hingga fitur SITAGO yang memungkinkan validasi slip gaji dan tunjangan dilakukan secara digital.

Di bidang layanan kemahasiswaan, UMA menghadirkan SIKEMAL yang dirancang untuk mempermudah proses administrasi mahasiswa. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat memantau progres pengajuan surat secara transparan dan real-time. Integrasi dengan sistem AOC dan SAIS juga memungkinkan proses administrasi akademik berjalan lebih cepat, akurat, dan efisien.

Sementara itu, ADOKU hadir sebagai platform pengelolaan dokumen digital yang mendukung pengembangan ekosistem Green Digital University. Sistem ini memudahkan penyimpanan, validasi, serta distribusi dokumen akademik dan administrasi secara aman dan terintegrasi. Dengan dukungan integrasi Google Drive, dokumen dapat diakses kapan saja dan di mana saja sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip digital di lingkungan kampus.

Inovasi lainnya adalah SILIMA yang menghadirkan layanan Surat Keterangan Tanpa Ijazah (SKTL) Digital secara cepat dan transparan. Proses pengajuan dilakukan secara berjenjang mulai dari verifikasi program studi, validasi pimpinan fakultas, verifikasi BPMPP, hingga persetujuan penerbitan oleh Rektor. Setelah seluruh tahapan selesai, mahasiswa dapat langsung mengunduh dan mencetak dokumen SKTL secara mandiri tanpa harus melalui proses administrasi yang panjang.

Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan bahwa pengembangan layanan digital merupakan bagian dari komitmen UMA dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi informasi.

Menurutnya, transformasi digital yang terus dikembangkan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika UMA. Selain itu, digitalisasi layanan juga menjadi upaya untuk menciptakan sistem kerja yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Melalui transformasi digital ini, UMA terus bergerak menuju ekosistem Green Digital University yang modern, terintegrasi, cepat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peluncuran berbagai layanan digital tersebut menegaskan komitmen Universitas Medan Area dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang inovatif dalam pengembangan teknologi informasi. Dengan sistem layanan yang semakin terintegrasi, UMA optimistis dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi seluruh civitas akademika serta mendukung peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi di masa depan.