PustakaUMANews – Universitas Medan Area (UMA) menyambut kunjungan silaturahmi Sultan Deli XIV, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, pada Senin (19/1/2026) di Kantor Rektor UMA. Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat jalinan kemitraan antara perguruan tinggi dan Kesultanan Deli, khususnya dalam pengembangan pendidikan serta upaya pelestarian budaya Melayu.

Sultan Deli XIV disambut langsung oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. beserta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Alumni, Dr. Walid Musthafa S, S.Sos., M.I.P., dan HUMAS Universitas Medan Area, Zarina Alfandari, S.Psi. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, pertemuan ini menjadi wadah dialog strategis mengenai peran perguruan tinggi dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Dalam pertemuan tersebut, Sultan Deli XIV mengapresiasi komitmen Universitas Medan Area dalam menyelenggarakan pendidikan yang tidak semata-mata menitikberatkan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kearifan lokal serta memperkuat identitas budaya Melayu.
Beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penjaga nilai budaya. Kolaborasi antara Kesultanan Deli dan institusi pendidikan seperti UMA dinilai strategis untuk memastikan keberlanjutan budaya Melayu tetap terjaga dan relevan bagi generasi muda.Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan bahwa UMA terbuka untuk menjalin kerja sama yang lebih luas dengan Kesultanan Deli, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian budaya Melayu melalui kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Universitas Medan Area menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi tersebut, UMA berharap dapat mencetak akademisi dan lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan intelektual dan profesional, tetapi juga berakar pada nilai budaya, memiliki kesadaran identitas, serta jati diri yang kuat sebagai bagian dari masyarakat.
