Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi - Perpustakaan Terbaik Sumut

Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi

seminarBeritaKomentar Dinonaktifkan pada Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi

Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan dalam Penguatan Indeks Literasi untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju

Revolusi industri 4.0 memaksa kita (masyarakat) untuk hidup serba cepat. Belanja cepat melalui daring, belajar jarak jauh, menyelesaikan pendidikan harus tepat waktu, dan terutama mendapatkan informasi dalam waktu hitungan menit saja. Perkembangan Artificial Inteligent (AI) berdampak kepada kebiasaan masyarakat kita, terkhusus untuk mendapatkan informasi.

Trend hari ini untuk mendapatkan informasi cepat yaitu melalui media Google. Mencari informasi menu masakan, kejadian hari ini, prakiraan cuaca, referensi novel terlaris, sejarah, informasi tentang Pendidikan dan hampir seluruh lapisan kehidupan yang dibutuhkan masyarakat dapat dicari di Google. Begitupun dunia pendidikan di negeri ini, para pelajar kita baik dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi sangat bergantung kepada mesin pencari tersebut.

Kemudian muncul pertanyaan baru, dimana peran perpustakaan jika satu mesin pencari mampu melakukan semuanya? Apakah perpustakaan harus mampu bersaing dengan mesin pencari tersebut?

Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhammad Syarif Bando, MM, menyampaikan sambutan dan materinya dalam acara Kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Deli Serdang, yaitu “Literasi merupakan bagaimana cara masyarakat mendalami sebuah informasi”.

Berdasarkan pernyataan Kepala Kepala Perpustakaan Nasional RI tersebut, dapat dipahami bahwa mencari informasi hanya melalui mesin pencari tidak dapat meningkatkan kedalaman masyarakat dalam menggali informasi tersebut. Hal ini disebabkan oleh bercampurnya seluruh informasi di mesin pencari tersebut tanpa ada penyaring mana informasi yang benar dan tidak benar, serta mana informasi yang sumbernya dapat dipercaya dan mana yang tidak dapat dipercaya.

Pada acara yang sama, anggota Komisi X DPR RI, dr. Sofyan Tan menyatakan “Perpustakaan harus mampu membangun citra pustakawan yang inovatif dan kreatif”. Melalui Komisi X DPR RI anggaran untuk perpustakaan pada tahun 2021 di Sumatera Utara mencapai angka 27 M. 10 M untuk pembangunan Perpustakaan Kabupaten Deli Serdang, tambahnya.

Jika perpustakaan mampu bertranformasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan global saat ini, maka perpustakaan akan mampu hidup berdampingan dengan mesin pencari seperti Google dan platform lainnya yang telah menerapkan AI.

Salah satu kunci penting perpustakaan untuk dapat menyampaikan informasi cepat kepada masyarakat yaitu melalui digitalisasi informasi. Banyak media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk dapat memberikan edukasi atau literasi bagaimana cara memilih informasi yang tepat. Media daring seperti instagram, facebook, twitter, dan youtube dewasa ini menjadi bagian hidup masyarakat kita. Bukan lagi hanya masyarakat kota yang dapat menikmati kecepatan berbagi informasi, namun masyarakat desa juga sudah dapat menikmatinya hanya dengan satu sentuhan jari.

“Tahun 2021 Deli Serdang akan membangun perpustakaan yang representatif dan modern” kata Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan. Kita akan menunggu pembangunan Perpustakaan Deli Serdang yang baru. Hal ini merupakan langkah baik untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas pustakawan di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Dalam acara kegiatan ini Perpustakaan UMA mendapat undangan resmi dari panitia pelaksana untuk turut hadir berbagi informasi tentang inovasi dan kreatifitas pustakawan dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Share this :

Comments are closed.

Copyright © 2017 PDAI - Universitas Medan Area

English EN Indonesian ID