PustakaUMANews – Universitas Medan Area (UMA) menerima bantuan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk KCP Medan. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Rektor UMA pada Selasa, 26 Mei 2026, sebagai wujud sinergi dan kepedulian sosial antara dunia perbankan syariah dan institusi pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BSI diwakili oleh Bambang Irawadi selaku Retail & Transaction Banking Manager BSI. Kehadiran rombongan BSI disambut langsung oleh Rektor UMA, Prof. Dadan Ramdan, didampingi Wakil Rektor Bidang Mutu Sumber Daya dan Perekonomian, Prof. Rahmad Syah, Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan, Ahmad Rafiki, Ph.D, Ketua Panitia Kurban, Dr. Syahbudin Hasibuan, Kepala BIK UMA, Dian Fajar Prayoga S.Kom, Humas UMA, Zarina Alfandari, S.Psi., serta perwakilan BKM At-Taqwa UMA.
Rektor UMA menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan serta perhatian yang diberikan oleh BSI kepada keluarga besar Universitas Medan Area. Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya sebagai bentuk ibadah dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial yang mempererat hubungan antarlembaga.
“Bantuan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian yang sangat berarti. Selain bernilai ibadah, kegiatan kurban juga menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan solidaritas sosial di lingkungan kampus dan masyarakat,” ujarnya.
Bantuan hewan kurban yang diterima UMA selanjutnya akan dikelola oleh panitia kurban dan disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi yang menjadi esensi perayaan Hari Raya Iduladha.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Medan Area dan BSI menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya sosial yang inklusif dan penuh kepedulian, sehingga keberadaan institusi pendidikan dan dunia usaha dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
