PustakaUMANews – Universitas Medan Area (UMA) kembali melahirkan ratusan lulusan berkualitas melalui Wisuda Periode I Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu, 27 Juni 2026 , di Gelanggang Mahasiswa dan Hall Universitas Medan Area Kampus I, Jalan Kolam No. 1 Medan Estate. Sebanyak 703 ijazah dari jenjang sarjana, magister, dan doktor resmi dikukuhkan sebagai alumni baru UMA.
Mengusung tema “The UMA Edge: Mewujudkan Lulusan Kompetitif, Berintegritas, dan Berwawasan Ekologi dalam Era Transformasi Digital” , prosesi wisuda menjadi momentum penting bagi Universitas Medan Area dalam menegaskan komitmennya mencetak sumber daya manusia yang adaptif, unggul, dan siap menghadapi tantangan global.
Adapun jumlah lulusan yang diwisuda terdiri atas 560 lulusan Program Sarjana , 141 lulusan Program Magister , serta 2 lulusan Program Doktor Ilmu Pertanian .
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Si. , dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, lembaga internasional, serta mitra strategis universitas. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D., Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Langkat Syah Afandin, Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru, Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan Song Jianming, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi , serta Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS), H. Muhammad Erwin Siregar, SE, MBA
Dalam pidato akademiknya, Rektor UMA menekankan bahwa tantangan yang dihadapi lulusan saat ini telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Dunia kerja, menurutnya, tidak lagi hanya menilai seseorang berdasarkan gelar akademik maupun Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi lebih mengutamakan kemampuan dalam memberikan solusi, beradaptasi, dan menciptakan nilai tambah di lingkungan kerja.
“Hari kerja ini tidak lagi bertanya kepada Anda lulusan apa, tetapi bertanya apa yang bisa Anda kontribusikan. Dunia kerja juga tidak lagi bertanya berapa IPK Anda, melainkan seberapa mampu Anda menghadapi perubahan,” tegas Prof. Dadan Ramdan.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) , transformasi digital, serta disrupsi teknologi telah mengubah lanskap dunia industri secara fundamental. Oleh karena itu, perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta semangat belajar sepanjang hayat agar mampu terus berkembang di tengah perubahan yang begitu cepat.
Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa Universitas Medan Area terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berkelas internasional melalui berbagai program kerja sama global. Salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan program magang mahasiswa ke Jepang serta berbagai bentuk kolaborasi internasional yang memberikan pengalaman belajar lintas negara bagi mahasiswa UMA.
Pada kesempatan yang sama, Universitas Medan Area juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi akademik yang telah diraih selama menempuh pendidikan. Penerima penghargaan tersebut adalah Nugraha Rahmadan Diyanto sebagai Program Sarjana Wisudawan Terbaik , Tukijo sebagai Program Magister Wisudawan Terbaik , dan Silvia Nora sebagai Doktor Program Wisudawan Terbaik .
Prosesi wisuda berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan, disaksikan oleh keluarga wisudawan, sivitas akademika, serta para tamu undangan. Momentum ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi para lulusan, tetapi juga menjadi awal perjalanan mereka untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui Wisuda Periode I Tahun 2026 ini, Universitas Medan Area kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Bekal ilmu pengetahuan, kompetensi profesional, dan nilai-nilai integritas yang diperoleh selama perjalanan pendidikan diharapkan menjadi landasan bagi para alumni untuk menghadapi berbagai tantangan di era transformasi digital sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan kemajuan peradaban.
