Strategi Perpustakaan UMA menumbuhkembangkan Minat Baca

Minat Baca merupakan Tantangan Perpustakaan Perguruan Tinggi yang tidak terelakkan dikalangan civitas akademik terutama mahasiswa. Minat Baca bukanlah topik permasalahan baru bagi dunia perpustakaan. Di runut dari pengertiannya membaca adalah kegiatan mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk menambah pengetahuan seorang pembaca. hal tersebut memunculkan sebuah pertanyaan umum mengapa dibutuhkan suatu informasi, kapan dibutuhkan dan dimana lokasi keberadaan informasi yang dibutuhkan yang pada akhirnya menimbulkan suatu circle antara penyedia informasi, pengguna informasi dan penunjang kebutuhan informasi. Ketiganya saling berkaitan untuk menciptakan dorongan membaca yang disebut dengan minat baca.

Beranjak dari pandangan tersebut Perpustakaan Universitas Medan Area mencoba mengimplementasikan sebuah pepatah men sana in corpore sano untuk menciptakan pertumbuhan minat baca, dengan persepsi jika perpustakaan adalah otak Perguruan Tinggi Universitas Medan Area maka dosen adalah jantungnya dan seluruh tenaga kependidikan adalah paru parunya.

sehingga sebagai langkah dalam peningkatan minat baca, Perpustakaan UMA bersinergi dengan Dosen yang berada dilingkungan Universitas Medan Area untuk menentukan buku – buku yang akan dibeli guna kebutuhan informasi yang ber-orientasi kepada kurikulum pengajaran di Perguruan Tinggi.

Sebagaimana yang dinyatakan Ridwan, Siregar (2008) :

Setiap dosen untuk setiap mata kuliah yang menjadi tanggung jawabnya melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Memilih dan merekomendasikan bahan-bahan bacaan yang harus dibaca oleh mahasiswa dalam satu semester, dan memberitahukannya kepada pustakawan dengan mengisi suatu formulir isian yang disediakan oleh perpustakaan. Jika diperlukan, dosen dapat meminta bantuan pustakawan untuk menelusur bahan-bahan yang sesuai baik melalui katalog perpustakaan maupun katalog penerbit.
  2. Dosen memberi tugas-tugas kepada mahasiswa untuk membaca seluruh atau sebahagian isi bahan bacaan yang telah direkomendasikan, dan bila perlu juga bahna-bahan lain yang relevan yang harus dicari sendiri oleh mahasiswa. Evaluasi terhadap tugas-tugas yang diberikan dan ujian-ujian harus didasarkan terutama pada bahan-bahan bacaan yang direkomendasikan. Jika dirasa perlu, dosen dapat meminta kepada pustakawan data penggunaan bahan-bahan yang direkomendasikan.

Sebaliknya pustakawan mendukung penyelenggaraan perkuliahan secraa langsung dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Membantu setiap dosen dalam mempersiapkankan penyediaan bahan bacaan yang diperlukan oleh mahasiswa. Bahan bacaan yang sudah dimiliki oleh perpustakaan dipindahkan sebanyak satu atau dua eksemplar ke dalam koleksi khusus pinjam singkat (KPS), sedangkan bahan yang belum dimiliki diusahakan pengadaanya baik melalui pembelian maupun fotokopi.
  2. Membangun dan mengoperasikan suatu sistem informasi dan pelayanan bahan bacaan untuk koleksi khusus penunjang perkuliahan yang mampu memberikan informasi dan pelayanan cepat serta menjamin peluang bagi setiap mahasiswa untuk memperoleh bahan bacaan yang direkomendasikan minimal satu kali dalam seminggu.

Pernyataan Ridwan, Siregar tersebut dijadikan tolak ukur dalam pengadaan bahan koleksi perpustakaan sehingga Perpustakaan Universitas Medan Area melalui Program Pengadaan telah berhasil menambah koleksi perpustakaan sebanyak 714 judul 2228 eksemplar tergolong ilmu komputer, filsafat dan psikologi, ilmu agama, ilmu sosial, ilmu bahasa, ilmu sains, ilmu teknologi dan ilmu sastra. dan pengadaan koleksi akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan secara periodik.

Adapun penambahan koleksi tersebut diperoleh oleh setiap pustakawan Universitas Medan Area dengan melakukan komunikasi intens dengan setiap kepala prodi, dosen dan dekanat yang berada dilingkungan Universitas Medan Area yang kemudian di catat, di rekapitulasi dan disampaikan dalam bentuk pengajuan pengadaan koleksi perpustakaan ke pihak Rektor Universitas Medan Area tembusan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim. Disamping itu, pustakawan Universitas Medan Area juga membangun komunikasi dengan mahasiswa untuk mengisi formulir pengadaan bahan koleksi perpustakaan yang dibutuhkan, formulir disediakan secara tercetak dan elektronik yang dapat di unduh di http//:perpustakaan.uma.ac.id.

Hasil signifikan minat baca di Universitas Medan Area dapat di lihat dari tingkat pengunjung perpustakaan di opac.uma.ac.id dan di repository.uma.ac.id.

 

 

 

Daftar Pustaka.

Siregar, Ridwan. (2008). Pengembangan Kebiasaan Membaca. Repository.usu.ac.id. di akses tanggal 22 November 2017

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2017 PDAI - Universitas Medan Area