Perpustakaan UMA Berperan aktif untuk Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) XI Medan

Universitas Medan Area – Mobilisasi pengetahuan melalui Perpustakaan Digital di Era Disruptif merupakan tema KPDI 11 yang akan dilaksanakan di Kota Medan pada tanggal 6 s/d 9 November 2018 nanti. Digital disruption atau disrupsi digital merujuk pada kemajuan teknologi yang mengubah tata cara konvensional yang sudah mapan. Disrupsi digital muncul seiring dengan berkembang pesatnya teknologi digital dan Internet. Saat ini disrupsi digital telah memberikan dampak perubahan dalam berbagai aspek seperti pribadi dan sosial, pekerjaan, bisnis, industri serta pendidikan dan pengetahuan.

Kehadiran internet, aplikasi dan konten digital telah mengubah tata cara pengetahuan disimpan, disediakan dan disebarluaskan. Perpustakaan sebagai salah satu institusi pengelola pengetahuan tersebut, tidak luput dari perubahan yang diakibatkan oleh fenomena disrupsi digital ini. Hal ini menyebabkan perpustakaan mengatur kembali strategi dalam mengelola dan menyediakan pengetahuan untuk menjawab tantangan tersebut yakni melalui pembangunan perpustakaan digital.

Saat ini jejaring ‘perpustakaan digital’ di Indonesia sudah diwadahi oleh Forum Perpustakaan Digital Indonesia (FPDI), memasuki tahapan di mana perpustakaan digital sudah dipandang memiliki dampak terhadap kehidupan masyarakat secara luas melalui berbagai peran. Salah satu peran perpustakaan digital yang terkait dengan perkembangan terkini pada masyarakat dunia pada umumnya adalah upaya penyebarluasan pengetahuan dalam era disrupsi digital. Perpustakaan digital dipandang memiliki peran penting dalam memastikan diseminasi pengetahuan melalui penyediaan akses ke informasi, sarana teknologi informasi dan komunikasi, bantuan kepada masyarakat dalam pembangunan kapasitas pemanfaatan informasi, serta pelestarian informasi untuk generasi digital saat ini.

Apa itu KPDI? KPDI adalah Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun di Indonesia. Lokasinya berpindah-pindah berdasarkan Tuan Rumah yang terpilih. Tahun ini Tuan Rumah penyelenggaraan KPDI adalah Medan dan tepatnya Universitas Sumatera Utara (USU). Terpilihnya USU sebagai Tuan Rumah karena adanya pemilihan Tuan Rumah pada KPDI sebelumnya di Universitas Mataram, Mataram. Terpilihnya USU sebagai Tuan Rumah berdampak positif kepada Perguruan Tinggi lainnya yang ada di Kota Medan, termasuk Universitas Medan Area.

Perpustakaan Universitas Medan Area terpilih menjadi salah satu panitia penyelenggaraan KPDI 11. Acara ini akan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta. Kesempatan ini didapatkan oleh Perpustakaan Universitas Medan Area karena peran aktifnya di dunia Perpustakaan salah satunya melalui FPPTI Sumatera Utara (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia).

Konferensi ini diikuti oleh 20 orang pemakalah yang makalahnya telah dinyatakan lulus uji oleh panitia seleksi dan berhak menyampaikan ide dan gagasan kepada forum KPDI 11. Nama dan judul makalah dapat dilihat di http://kpdi11.perpusnas.go.id/makalah_terpilih.php . Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan memberikan manfaat kepada dunia perpustakaan di Indonesia khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Untuk pertanyaan dan saran silahkan gunakan layanan Ask Librarian melalui chat di website ini atau Whatsapp Link ini

Comments are closed.

Copyright © 2017 PDAI - Universitas Medan Area