Antisipasi Vandalisme di Perpustakaan Universitas Medan Area

Vandalisme merupakan sebuah perilaku yang tercela yang memberikan dampak kerugian bagi masyarakat luas. dalam hal Perpustakaan, perilaku vandalisme merupakan tindakan pemustaka yang merusak bahan koleksi tercetak yang di miliki suatu perpustakaan seperti membuat tulisan tangan pada halaman buku, menggaris bawahi sebuah teori yang dianggap penting, menggambar tangan di halaman buku, merusak sampul buku, dan menggunting bagian bagian buku dikarenakan ingin memiliki. Menurut fatmawati (2007:4) bentuk vandalisme di perpustakaan ada delapan bentuk, yaitu : a) Coret-coret tulisan atau penodaan yang menggunakan ballpoint, spidol, stabillo, maupun pensil warna, b) pelipatan halaman tertentu, c) pengguntingan gambar-gambar tertentu, d) Perobekan pada halaman tertentu, e) pengeratan dan pembetonan halaman, f) memanfaatkan kartu anggota perpustakaan milik orang lain, g) buku yang tidak dikembalikan, dan h) penjiplakan/plagiat karya ilmiah.

Perilaku vandalisme terjadi diakibatkan beberapa faktor diantaranya akibat kondisi keuangan pemustaka yang ingin memiliki buku untuk selamanya, namun dikarenakan tidak sanggup untuk membeli maka tanpa pikir panjang melakukan tindakan pemotongan gambar-gambar pada halaman suatu buku, kurangnya pemahaman pemustaka bahwa koleksi tercetak di perpustakaan dapat dipinjam dan di perpanjang, pemustaka yang menjadikan buku suatu perpustakaan menjadi tempat pelampiasan emosial yang berujung dengan penyobekan, pencoretan, dan gambar tangan.

Menurut Sri Hartati (2005) Beberapa faktor penyebab terjadinya vandalisme :

  1. Faktor Dari Pemustaka
    a. Kurangnya kesadaran pemustaka
    b. Kekecewaan terhadap layanan perpustakaan
  2. Adanya kesempatan
    2. Faktor Dari Perpustakaan
    a. Lemahnya Pengawasan.
    b. Petugas yang Kurang Profesional
  3. Faktor Lain
    a. Faktor Lingkungan
  4. Stress
  5. Tersumbatnya Komunikasi

Maka Perpustakaan Universitas Medan Area telah mengambil langkah bijak untuk mengantisipasi terjadinya perilaku vandalisme. Yaitu :

  1. Pendidikan Pengguna

Petugas bagian sirkulasi Perpustakaan Universitas Medan Area akan melakukan komunikasi interpersonal kepada pemustaka dengan menjelaskan peraturan yang harus ditaati selama berada di perpustakaan. pemberitahuan tentang pelarangan perusakan buku dengan sanksinya pergantian buku judul serupa apabila terjadi, dan bagaimana cara akses koleksi di perpustakaan serta membantu pemustaka dalam menemukan informasi yang diinginkan, menyampaikan bentuk layanan yang ada di perpustakaan seperti layanan baca di tempat, layanan peminjaman dan perpanjangan, serta layanan potokopi dengan menunjukkan KTM, apabila pemustaka tidak memiliki KTM maka segera di urus kebagian Pusat Data dan Aplikasi Informasi (PDAI) Universitas Medan Area yang terletak di lantai 3 gedung Biro Rektor Universitas Medan Area, tentunya KTM tersebut akan selesai tidak lebih dari 20 menit dengan bantuan petugas PDAI. Hal tersebut dilakukan dengan harapan tumbuhnya kesadaran pemustaka akan arti pentingnya ilmu yang terdapat di suatu buku.

  1. Kontrol Aktif

Petugas bagian sirkulasi Perpustakaan Universitas Medan Area akan segera aktif memandu pemustaka yang terlihat bingung ketika memasuki rak koleksi perpustakaan, aktif melakukan komunikasi kondusif kepada setiap pemustaka yang gelisah saat berada di meja baca.

  1. Evaluasi Hasil Inventarisasi

Petugas bagian sirkulasi Perpustakaan Universitas Medan Area selalu memeriksa keutuhan buku yang dikembalikan pemustaka. Apabila ditemukan kerusakan seperti halaman yang tersobek, maka petugas sirkulasi akan segera merekayasa bagian informasi yang hilang, hal ini dilakukan untuk menjaga keutuhan informasi koleksi tersebut guna untuk kebutuhan informasi pemustaka lainnya.

 

Daftar Pustaka.

Daryono. (2010). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Tindakan Vandalisme Koleksi Perpustakaan dan Upaya Pencegahannya. Majalah : Media Pustakawan. Vol.17 No.1 – Juni. Di akses di http:///www.pnri.go.id. tanggal 15 November 2017

Fatmawati, Endang. (2007). Vandalisme Perpustakaan. Media informas.vol. XVI no.l h.i.Yogyakarta : Perpustakaan UGM

Sri Hartati. (2005). Mutilasi buku tetap berlangsung. Kompas. Rabu 6 Juni 2007

Hak cipta gambar : http://www.tutticrimini.com

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2017 PDAI - Universitas Medan Area